SALAH ASUHAN SEBUAH FIKSI JADUL YANG RELEVAN DI JAMAN NOW

ULASAN : Novel berjudul Salah Asuhan adalah karya Abdoel Moeis yang diterbitkan tahun 1928 oleh Balai Pustaka

Foto dok: Istimewa/Instagram: Dimsad77

Novel yang kala itu terbit di Hinfia Belanda ini sekarang telah dianggap sebagai salah satu karya sastra Indonesia modern awal terbaik sepanjang masa. 

RCTI melalui rumah produksi MNC Pictures berencana akan membuat versi sinetron yang merupakan adaptasi dari novel ini.

Foto dok: Istimewa

Salah Asuhan bercerita tentang kisah Hanafi yang diperankan oleh Dimas Aditya dan dilatar belakangi kehidupan budaya Minang (Solok) yang kental dengan adat istiadatnya.

Versi Sinetron yang akan dibuat juga menceritakan perjalanan hidup Hanafi yang tinggal bersama Ibunya (Ayu Dyah Pasha) setelah ditinggal mati ayahnya. Karena kepintarannya Hanafi mendapatkan beasiswa belajar ke Amerika. Semenjak itu pemuda asal kota Solok, Sumatera Barat, bertekad untuk merantau dan melanjutkan pendidikannya di Amerika, dengan meninggalkan kekasihnya Corrie (Wendy Wilson) seorang gadis keturunan Belanda yang di jaman itu hubungan percintaan antara penduduk pribumi dan orang barat dianggap sebagai tabu sehingga hubungan percintaan tersebut tidak direstui oleh Ibu Hanafi maupun ayah Corrie.

Foto dok: Istimewa

Awalnya ibu Hanafi kesulitan biaya untuk bisa memberangkatkan Hanfi ke Amerika, namun demi mewujudkan impian anaknya, Mariam (Ayu Dyah Pasha) mencari pinjaman uang. Sutan Batuah (Piet Pagau) terpikat dengan kepintaran Hanafi dan memberikan pinjaman uang dengan satu syarat, yaitu menjodohkan Hanafi dengan anaknya, Rapiah (Dinda Surbakti).

Masa-masa perantauannya di Anerika, Hanafi menghadapi benturan budaya dan beradaptasi dengan kultur sosial Amerika. Lama kelamaan sikap dan pola pikir Hanafi berubah

Di sisi lain, Hanafi selalu mengingat akan Corrie (Wendy Wilson), seorang gadis indo yang meruntuhkan hatinya. Hanafi selalu mengirimkan surat untuk Corrie. Namun surat tersebut tak sampai ke tangan Corrie karena ayahnya tak setuju dengan hubungan mereka. Corrie mengira Hanafi sudah melupakannya dan memutuskan untuk kuliah di Eropa.

Setelah 7 tahun berlalu, Hanafi yang kembali ke tanah air menjadi orang yang kritis, modern dan berpikiran terbuka. Hanafi kecewa karena Corrie telah meninggalkannya. Kekecewaannya bertambah saat tahu ibunya berhutang pada Sutan Batuah dan menjodohkanya dengan Rapiah tanpa sepengetahuannya.

Hanafi sangat marah dan berjanji akan membayar semua hutang tersebut. Mariam, ibu Hanafi heran dan sangat terpukul dengan perubahan sikap anaknya.

Rapiah yang juga tidak mengetahui perjodohannya dengan Hanafi tengah dekat dengan Saldi, kakak kelasnya. Rapiah dan Saldi sama-sama mengajar di sekolah Dhuafa.

Cerita yang dibangun baik dalam versi Novel maupun versi Sinetronnya sangat komplek apik, cukuplah menghibur dan menjadi tontonan yang lumayan dengan tema mendidik yang dapat diambil.

Dan, bagaimana hubungan cinta Hanafi dan Corrie selanjutnya? Serta bagaimana cara Hanafi membalas kebaikan keluarga Rapiah? Lalu sedrastis apa perubahan sikap perilaku Hanafi setelah mengalami krisis budaya sekembalinya dari Amerika?

Hmmmm, penasaran kan? Baca novelnya atau tonton sinetronnya di RCTI.

Bagaimanapun kepribadian yang matang dan kuat menjadi penting agar diri kita tidak mudah terkikis dan goyah oleh gesekan budaya atau tata cara yang tidak sesuai dengan norma yang kita anut.

Let’s read to get through the world!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s