AHY MENAPAK JALAN CEMERLANG MENJADI PEMIMPIN BANGSA MASA DEPAN

PEOPLE : Mayor Inf. (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. (umur 39 tahun) adalah putera pertama Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herawati. Namanya mulai dikenal secara luas ketika maju menjadi calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah Gubernur DKI 2017.

Foto dok: Istimewa

Agus Harimurti Yudhoyono yang lahir di Bandung, 10 Agustus 1978, adalah juga seorang ayah dari seorang putri bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono dari pernikahan dengan wanita cantik berambut indah mantan model shampo terkenal, Annisa Larasati Pohan.

Foto dok: Istimewa

Agus menempuh pendidikannya di beberapa tempat, dimulai dari pendidikan dasar di Bandung, kemudian berlanjut di Timor Timur, di Jakarta dan sempat melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat pada tahun 1990 sewaktu mengikuti penugasan ayahnya sebagai siswa Seko AD di Fort Leavenworth Amerika Serikat. Saat itulah Agus juga sempat mendapatkan penghargaan di bidang akademik.

Pendidikan militernya ditempuh di Akademi Militer Magelang, setelah Agus lulus dengan nilai terbaik dari SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1997 dengan mendapat medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas.

Foto dok: Istimewa

Saat di Akademi Militer, Agus meraih penghargaan Trisakti Wiratama di tingkat I dan II membuat Agus terpilih menjadi Komandan Reaimen Korps Taruna Akademi Militer pada tahun 1999. Agus lulus AKMIL dengan predikat terbaik dan meraih penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama dan Adhi Makayasa pada Desember 2000. Setelah itu, dia mengikuti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan lulus terbaik Kursus Combat Intel pada tahun 2001. Agus bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada tahun 2002, dia menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak , jajaran Brigif Linud 17 Kostrad yang berpartisipasi dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.

Agus mendapatkan gelar Master of Science in Strategic Studies dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University.

Agus beberapa kali juga memenuhi undangan Universitas Parahyangan yang berkolaborasi dengan Universitas Giessen Jerman untuk mengikuti kegiatan International Summer Course pada tahun 2008 dan 2009 dan menjadi peneliti pada kegiatan The Pacific Armies Management Seminar.

Pada tahun 2008, Agus dimintai kontribusinya oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan), untuk bergabung dalam tim kecil guna merealisasikan gagasan Presiden SBY dalam rangka pendirian Universitas Pertahana Indonesia. Peran Agus dalam pembentukan perguruan tinggi tersebut berdampak pada pemindahtugasan ke Kementrian Pertahanan sebagai Kepala Seksi Amerika di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan.

Agus termasuk salah satu mahasiswa program Kennedy School, yaitu Edward S. Mason Fellowship, dengan Program studi Master in Public Administration/Mid Career (MPA/MC) dan lulus pada tahun 2010.

Di Aceh, Agus terpilih sebagai Komandan Tim Khusus (Dan Timsus). Seiring dengan operasi tempur—menyadari pentingnya fungsi media bagi keberhasilan operasi militer—Korem Teuku Umar mendirikan media center, dengan Agus sebagai Public Information Officer (PIO). Setahun setelah kembali dari Aceh, dia menjabat sebagai Pasiops di Yonif Linud 305/ Tengkorak, usai mengikuti Kursus Pasiops di Pusat Pendidikan Infanteri Pusat Kesenjataan Infanteri Bandung dengan predikat lulus terbaik.

Ketika terjadi perang 34 hari antara Israel dan Hezbollah di Lebanon selatan pada 2006, Agus berangkat sebagai bagian dari Kontingen Garuda XXIII-A pada November 2006 sebagai Pasiops Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A

Foto dok: Istimewa

Seiring dengan bertambahnya pengalaman lapangan, Agus mendapat promosi sebagai Komandan Kompi (Danki) di Yonif Linud 305/Tengkorak pada tahun 2007 dan terpilih sebagai Danki terbaik di jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad pada tahun 2008. Pada tahun yang sama, Agus mengikuti kursus Scuba Divers TNI-AL di Kepulauan Seribu, 2008. Agus memperoleh penghargaan sebagai Komandan Kompi terbaik di jajaran divisi Infanteri 1 Kostrad, 2008 pada Latihan Gabungan TNI Yudha Siaga di Sangata.

Setelah terpilih sebagai peserta The Young Future Defence Leader Workshop, yang digagas Kementerian Pertahanan, dia ditugaskan ke Amerika Serikat untuk mengikuti pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira di Fort Benning. Ia terpilih sebagai lulusan terbaik dan mendapat sejumlah penghargaan dari sekolah tersebut. Sampai awal 2016, Agus berdinas sebagai Kepala Seksi 2/Operasi di lingkungan satuan elite Kostrad, Brigade Infanteei Lintas Udara 17.

Pada bulan Juni 2014, Agus menempuh tugas pendidikan militer setingkat Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Ia menuntaskan tugas pendidikannya selama satu tahun dan lulus pada 12 Juni 2015 dengan hasil sempurna yaitu dengan IPK 4.0. Di samping menempuh pendidikan militer, Agus juga menyelesaikan program Master dalam Kepemimpinan dan Manajemen (MA in Leadership and Management) dari George Herbert Walker School di Webster University dengan IPK 4.0.

Foto dok: Istimewa

Dan setelah itu di tahun 2017, Agus Harimurti Yudhoyono berhenti dari karier militernya dan mulai menapaki dunia politik dengan ikut meramaikan sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI 2017.

Muda, tampan dan punya kecerdasan di atas rata-rata serta tumbuh dalam binaan kedisiplinan militer, inilah Agus AHY sebagai generasi emas yang sesungguhnya dan tentunya bisa lebih mulus menapak jalannya sebagai seorang pemimpin bangsa masa depan.

Foto dok: Istimewa

Agus, meskipun kalah pada Pilkada DKI, tetap konsisten mulai menapaki karier politiknya dengan kendaraan partai politik Partai Demokrat sering melakukan safari politik ke daerah-daerah. Dan di setiap daerah yang dikunjungi, AHY selalu mendapat sambutan dan mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Hal ini tentunya menjadi nilai tambah untuk AHY dalam menyusun strategy ke depan untuk memuluskan langkahnya menjadi Pemimpin Negeri ini.

Good luck, mas Agus! Anda orang hebat dan dari keluarga yang hebat. Teruskan dan tegapkan langkahmu untuk menuju menjadi pemimpin untuk bangsa yang besar ini.

Keep the faith and always be the best version of you!

(Tulisan, foto dan data pada artikel ini beberapa diambil dari Wikipedia, buku bacaan dan percakapan medsos)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s