LRT PALEMBANG: BUDAYA BARU BUDAYA TEPAT WAKTU

PERISTIWA: Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Menjajal LRT Palembang, Jumat 13 Juli 2018, dari Stasiun Bumi Sriwijaya sampai Stasiun Jakabaring. Konstruksi LRT ini hampir 95 persen berbahan lokal.

“Kita membangun peradaban baru, budaya baru menggunakan transportasi massal yang aman dan nyaman, budaya tepat waktu, budaya antre.” Demikian disampaikan oleh Presiden dalam kesempatan tersebut.

Foto dok Istimewa

Ya, akhirnya kita mempunyai LRT yang dimulai di kota Palembang dalam rangka percepatan pembangunan transportasi masal berbasis kereta ringan yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang dengan ketepatan waktu antar dan antrian yand bisa terukur dan ditentukan. Dibanding moda transportasi lain seperti bus atau angkot tentunya LRT ini lebih menjamin kenyamanan penumpangnya.

Pada awalnya Palembang merencanakan membangun Monorel dari Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II ke Kompleks Olahraga Jakabaring sebagai alternatif transportasi umum karena berdasar penelitian yang ada, kota Palembang akan mengalami macet total pada 2019 mendatang.

Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 yang juga dilaksanakan di Palembang, rencana pembangunan Monorel tersebut kemudian dibatalkan karena kesulitan mencari investor yang dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu serta proyek dianggap kurang menguntungkan. Monorel kemudian diganti dengan LRT yang dianggap lebih efektif. Proyek senilai 7,2 trilyun rupiah ini diminta dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui APBN dan penugasan konstruksi pada BUMN.

Presiden Joko Widodo kemudian menandatangani Perpres Nomor 116 Tahun 2015 tentang percepatan penyelenggaraan kereta api ringan di Sumatera Selatan tanggal 20 Oktober 2015. Menurut Perpres, pemerintah menugaskan kepada PT Waskita Karya, Tbk untuk membangun prasarana LRT meliputi jalur termasuk konstruksi jalur layang, stasiun dan fasilitas operasi.

Pendanaan proyek di 2016 akan dibiayai PT Waskita Karya. Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mengalokasikan anggaran pembiayaan proyek tersebut pada APBN 2017 dan 2018.

Gambar: Peta jalur LRT Palembang

LRT Palembang ini akan memiliki 13 Stasiun dan 1 Depo.

Dan, sepertinya pembangunan LRT Palembang ini tepat waktu dan bisa diuji coba pada bulan Juli 2018 ini sesuai rencana.

Selamat buat masyarakat Palembang! Kalian mulai bisa menikmati moda transportasi berkelas. Semoga makin maju kotanya dan makin makmur warganya.

Terima kasih pak Presiden!
Lazada Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s