A PRIVATE WAR: No Matter in Which Part You Stand-The Victims are Civil Society

REVIEW FILM: Kata yang mencuat dalam pikiran seusai memeloti film A Private War ini mulai awal hingga credit title saat film berakhir adalah: Luar Biasa!

Gambar: Rosamund Pike A Private War (dok:Istimewa)

Film berdurasi selama hampir dua jam ini mampu membuat saya terpaku menikmatinya tanpa mata jadi lelah atau bahkan mengantuk. Yes, di samping permainan Rosamund Pike yang brilliant sangat menjiwai dan berkelas, alur film yang mengalir berdasarkan kisah perjalanan wartawan perang Marie Colvin yang langsung terjun ke medan perang itu begitu runtut dan seperti kita menemaninya dalam menulis berita di medan perang serta wawancara-wawancaranya dengan tokoh-toko di negara super konflik seperti Irak, Libya dan Afganistan, diiringi dentam peluru dan bom yang siap setiap saat mencelakainya atau bahkan menewaskannya.

Untuk keberanian dan insting memburu berita di tengah kecamuk perang tersebut membuahkan banyak penghargaan sebagai wartawan kelas dunia kepada Marie Colvin, meski dia harus kehilangan sebelah matanya pada saat meliput berita di Sri Lanka

A Private War adalah film drama biography Amerika Serikat tahun 2018 yang disutradarai Matthew Heineman  dan dibintangi Rosamund Pike yang memerankan wartawan perang bernama Marie Colvin.

Film ini diangkat dari artikel tahun 2012 berjudul “Marie Colvin’s Private War” di Vanity Fair karya Marie Brenner. Film ini ditulis oleh Arash Amel dan juga dibintangi Jamie Dorman, Tom Hollander, dan Stanley Tucci.

Gambar: A Private War (dok:Istimewa)

Film ini tayang perdana di Festival Film International Toronto 2018 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 2 November 2018. Para kritikus memuji film ini, terutama akting Rosamund Pike yang memerankan sang wartawan perang Marie Colvin. Atas perannya tersebut, Pike mendapat nominasi sebagai Best Actress in a Motion Picture-Drama pada Golden Globe Award ke-76 dan film ini juga mendapat nominasi Best Original Song untuk lagu Rewuiem for A Private War.

Film ini sangat recommended untuk ditonton karena kita akan banyak menyaksikan hal-hal menarik sekaligus mengerikan di luar sana. Dan apapun yang namanya perang, terlepas dari siapa yang benar dan dari sudut pandang mana kita melihat sebagai suatu pembenaran atas opini atau keyakinan kita, tetap saja masyarakat sipil yang banyak menjadi korban; anak-anak, orang tua, wanita dan banyak orang tidak berdosa lainnya yang harus kehilangan keluarga, harta benda bahkan nyawa serta peradaban. Tidak ada yang menang semua kalah..!

Marie Colvin tewas pada 22 February 2012 di kota Homs Suriah terkena serangan bom yang meruntuhkan bangunan tempat dia tinggal saat meliput situasi perang di Suriah.

Gambar : Rosamund Pike/kiri dan Marie Colvin/kanan (dok:Istimewa)

Silahkan ditonton dan direnungkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s